Menara Banh It adalah contoh arsitektur Cham yang mencolok di Vietnam Tengah. Kuil-kuil Hindu kuno ini berasal dari Kerajaan Champa, yang berkembang antara abad ke-7 dan ke-15. Terletak di atas bukit di Provinsi Binh Dinh, menara-menara ini menawarkan sekilas kehidupan spiritual dan budaya masyarakat Cham. Situs ini terdiri dari beberapa menara, masing-masing memiliki tujuan keagamaan yang berbeda, dan terkenal karena ukiran dan susunan batu batanya yang rumit.
Latar Belakang Sejarah Menara Banh It
Menara Banh It dibangun pada masa pemerintahan Kerajaan Champa, sebuah peradaban yang dipengaruhi oleh agama Hindu. Tanggal pasti pembangunannya tidak dapat dipastikan, tetapi diyakini sekitar abad ke-11. Para arkeolog Prancis menemukan situs ini pada akhir abad ke-19, sehingga menarik perhatian internasional. Orang-orang Cham, yang dikenal karena kemampuan pelayaran dan perdagangan mereka, membangun menara-menara ini sebagai tempat ibadah.
Raja Bhadravarman sering dianggap sebagai orang yang memprakarsai pembangunan menara tersebut. Seiring waktu, situs ini telah mengalami berbagai modifikasi dan peningkatan. Setelah jatuhnya Kerajaan Champa, menara-menara tersebut ditinggalkan dan rusak. Bangunan-bangunan tersebut bukanlah tempat terjadinya peristiwa-peristiwa bersejarah yang penting, namun tetap menjadi bukti kecerdikan arsitektur peradaban Cham.
Legenda lokal dan catatan sejarah menunjukkan bahwa menara-menara tersebut merupakan bagian dari kompleks yang lebih besar. Namun, banyak struktur yang tidak bertahan hingga saat ini. Menara Banh It merupakan elemen sentral dalam kehidupan keagamaan masyarakat Cham, yang didedikasikan untuk dewa-dewa Hindu . Lokasi situs di puncak bukit juga menunjukkan pentingnya situs ini, karena menghadap ke pedesaan sekitarnya.

Pada abad-abad berikutnya, menara ini tidak berpenghuni tetapi kadang-kadang dikunjungi oleh penduduk setempat untuk beribadah dan upacara. Lokasi situs yang terpencil membantu melestarikan strukturnya dari kerusakan akibat perang dan pembangunan perkotaan. Saat ini, Menara Banh It adalah tujuan wisata populer dan simbol warisan abadi Kerajaan Champa.
Pentingnya Menara Banh It diakui oleh pemerintah Vietnam, dan upaya untuk melestarikan situs tersebut dimulai pada abad ke-20. Menara tersebut telah menjalani beberapa proyek restorasi untuk menstabilkan struktur dan mencegah kerusakan lebih lanjut. Mereka berdiri sebagai pengingat yang bangga akan warisan budaya Vietnam yang kaya dan sejarah yang beragam di wilayah tersebut.
Tentang Menara Banh It
Menara Banh It merupakan kompleks empat menara utama, yang masing-masing memiliki gaya arsitektur yang unik. Menara tertinggi, yang dikenal sebagai menara utama, tingginya sekitar 22 meter. Menara-menara tersebut sebagian besar dibangun dari batu bata merah, dengan batu pasir yang digunakan sebagai elemen dekoratif dan ukiran. Susunan batu bata tersebut terkenal karena presisinya dan tidak adanya adukan semen yang terlihat, ciri khas teknik konstruksi Cham.
Menara utamanya memiliki atap berbentuk piramida, yang merupakan ciri khas arsitektur Cham. Bagian dalam menara berisi sisa-sisa altar dan patung, meskipun banyak yang telah hilang atau rusak seiring berjalannya waktu. Ukiran rumit yang menggambarkan dewa-dewi dan motif Hindu menghiasi bagian luar menara, yang menunjukkan keterampilan para perajin Cham.

Tata letak menara mengikuti desain khas Cham, dengan menara utama dikelilingi oleh menara tambahan yang lebih kecil. Setiap menara memiliki fungsi keagamaan tertentu, dan menara utama kemungkinan besar merupakan tempat kuil paling suci. Pintu menara menghadap ke timur, sejajar dengan terbitnya matahari, yang merupakan hal penting dalam ritual Hindu.
Metode konstruksi Menara Banh It masih menjadi bahan kajian. Batu batanya dipasang tanpa menggunakan mortar, dan diyakini bahwa resin atau senyawa nabati digunakan untuk mengikatnya. Ketelitian pengerjaan batu bata menunjukkan tingkat pengerjaan dan pengetahuan yang tinggi tentang material.
Sorotan arsitektur Menara Banh It termasuk pintu palsu, yang umum ditemukan di kuil Cham. Pintu-pintu ini murni dekoratif dan tidak mengarah ke ruang interior mana pun. Menara ini juga dilengkapi serangkaian pilaster dan kolom, yang menambah integritas struktural dan daya tarik estetika kompleks.

Teori dan Interpretasi
Tujuan Menara Banh It telah ditafsirkan melalui catatan sejarah dan analisis arsitektur. Menara-menara tersebut pada dasarnya adalah struktur keagamaan, yang berfungsi sebagai kuil Hindu . Menara-menara tersebut diperkirakan didedikasikan untuk dewa Siwa, salah satu dewa utama dalam agama Hindu. Keberadaan patung lingga dan yoni mendukung teori ini.
Ada misteri seputar teknik konstruksi menara. Pembuatan batu bata yang tepat tanpa mortar yang terlihat telah menyebabkan beberapa orang berspekulasi tentang hilangnya metode konstruksi masyarakat Cham. Teori menyatakan bahwa batu bata tersebut mungkin telah dipanggang dengan dimensi tertentu dan diletakkan dalam pola yang saling bertautan dengan hati-hati.
Keterkaitan lokasi tersebut dengan peristiwa astronomi juga menjadi subjek yang menarik. Beberapa peneliti percaya bahwa menara-menara tersebut diposisikan untuk menandai kejadian-kejadian penting di langit, seperti titik balik matahari atau ekuinoks . Namun, teori-teori ini membutuhkan bukti lebih lanjut untuk konfirmasi.

Penanggalan Menara Banh It dilakukan melalui analisis gaya arsitektur dan perbandingan dengan situs Cham lainnya. Penanggalan karbon belum digunakan secara luas, karena bahan konstruksi utamanya adalah batu bata, yang menimbulkan tantangan untuk metode penanggalan ini. Sebaliknya, catatan sejarah dan prasasti telah memberikan petunjuk tentang usia menara.
Interpretasi terhadap ukiran dan pahatan telah disesuaikan dengan catatan sejarah Kerajaan Champa. Karya seni ini memberikan wawasan tentang praktik keagamaan dan dewa yang disembah oleh masyarakat Cham. Ikonografi menara ini merupakan sumber informasi yang kaya tentang kehidupan budaya dan spiritual peradaban.
Sepintas
Negara: Vietnam
Peradaban: Peradaban Champa
Umur: Sekitar abad ke-11 Masehi




