/

Haouanet dari Chaouach

Haouanet dari Chaouach 5

Haouanets of Chaouach: Makam Kuno di Lanskap Tunisia

Chaouach, seorang desa di Kegubernuran Béja, Tunisia, memiliki sejarah yang kaya. Terletak di antara Béja dan Tunis, menghadap Sungai Medjerda. lembahPada zaman kuno, Chaouach merupakan situs penting yang menjadi tuan rumah Roma Keuskupan Katolik dan berfungsi sebagai persimpangan jalan bagi berbagai peradaban. Di antara aspek sejarahnya yang paling menarik adalah haouanet—kuno kuburan kemungkinan dibangun oleh Numidian, menawarkan wawasan tentang masa lalu wilayah tersebut.

Haouanet dari Chaouach 8

Apa itu Haouanet?

Istilah “haouanet” (jamak: orang yang suka berkelahi) telah digunakan dalam literatur arkeologi Afrika Utara sejak tahun 1864. Ini adalah situs buatan manusia berukuran kecil gua diukir menjadi tebing or permukaan batu, biasanya terbuat dari batu pasir atau batu kapur. Biasanya berbentuk persegi panjang atau kubus, dengan pintu masuk menuju ruang pemakaman.

Ada dua jenis utama haouanet: yang sederhana dengan satu ruang, dan beberapa haouanet dengan beberapa ruang yang saling terhubung. Yang terakhir kurang umum di utara Tunisia tetapi ditemukan di daerah seperti El Harouri dan Monastir.

Haouanet dari Chaouach 9

Haouanet dari Chaouach

Makam-makam Haouanet Chaouach sangat penting karena nilai sejarahnya. Makam-makam ini kemungkinan besar digunakan sejak abad ke-7 SM hingga abad ke-10 SM. zaman Romawi dan mungkin kemudian. Makam-makam ini merupakan bagian dari jaringan makam serupa yang lebih luas yang ditemukan di Tunisia utara, terutama di Joumine dan Toukabeur.

Survei arkeologi terbaru di Joumine menemukan 12 haouanet. Sebagian besar sederhana dengan satu ruang, tetapi ada juga yang kompleks dengan empat ruang, masing-masing memiliki pintu masuknya sendiri. Ukuran ruangannya bervariasi, dengan yang terbesar berukuran sekitar 3 meter kali 2 meter. Meskipun sudah tua, banyak dari makam-makam ini dalam kondisi baik, meskipun beberapa menunjukkan kerusakan akibat air atau sebagian penguburan dari peristiwa alam.

Haouanet dari Chaouach 1

Konteks dan Penggunaan Sejarah

Haouanet diyakini telah digunakan untuk pemakaman. Ciri arsitekturnya menunjukkan pengaruh dari budaya Mediterania lainnya, khususnya Sisilia ke SardiniaKeberadaan makam-makam di Tunisia utara ini sejalan dengan struktur serupa yang ditemukan di Italia kepulauan, yang mengisyaratkan adanya hubungan kuno antara wilayah-wilayah tersebut.

Haouanet juga mencerminkan pertukaran budaya antara penduduk lokal dan peradaban Punisia dan Romawi. Beberapa haouanet memiliki fitur internal seperti niche, sarkofagus, dan tangga, mengingatkan pada gaya arsitektur Punisia. Elemen-elemen ini menunjukkan bahwa meskipun haouanet pada dasarnya Numidian, mereka dipengaruhi oleh atau disesuaikan dengan kebutuhan peradaban selanjutnya.

Haouanet dari Chaouach 7

Chaouach dalam Sejarah Modern

Pentingnya strategis Chaouach tidak terbatas pada zaman kuno. Selama Perang Dunia II, desa tersebut memainkan peran penting dalam Kampanye Tunisia. Pada bulan April 1943, Inggris Pasukan merebut Chaouach, termasuk Lancashire Fusiliers dan Queen's Own East Surrey Regiment. Posisi kota yang tinggi memberikan kendali atas lembah Sungai Medjerda di sekitarnya, menjadikannya sasaran militer utama.

Jenderal Sir Kenneth Anderson, yang memimpin Angkatan Darat Pertama Inggris selama kampanye tersebut, menggambarkan daerah tersebut sebagai “bidang tanah yang luas” dengan medan yang menantang baik bagi infanteri maupun kendaraan. Pegunungan di sekitar Chaouach begitu terjal sehingga pasukan Inggris mengandalkan bagal untuk mengangkut perbekalan seperti perangkat nirkabel, peralatan, dan mortir.

Haouanet dari Chaouach 3

Warisan Haouanet

Saat ini, haouanets Chaouach dan daerah sekitarnya sangat berharga situs arkeologi yang menjelaskan budaya kuno di wilayah tersebut. Makam-makam ini, dengan gaya dan fitur arsitektur yang bervariasi, membantu para sarjana memahami sejarah kompleks Afrika Utara. AfrikaMempelajari struktur-struktur ini menawarkan jendela menuju interaksi antara berbagai peradaban yang pernah berkembang di Tunisia.

Pelestarian dan studi haouanet ini tidak hanya menghormati mereka yang membangun dan menggunakannya namun juga berkontribusi pada pemahaman kita tentang warisan Tunisia yang kaya dan beragam. Ketika penelitian yang sedang berlangsung mengungkap lebih banyak tentang makam-makam ini, kami mendapatkan apresiasi yang lebih dalam terhadap permadani sejarah di wilayah yang menakjubkan ini.

sumber:

Wikipedia
prasejarah.org