/

Huaca Las Balsas

Huaca Las Balsas 2

Huaca Las Balsas: Bukti Mitologi Maritim Budaya Lambayeque

Huaca Las Balsas, sebuah situs arkeologi penting di dalam kompleks monumental Túcume, menawarkan wawasan mendalam tentang mitologi maritim budaya Lambayeque ( Budaya Sican ). Terletak di distrik pedesaan Túcume, Provinsi Lambayeque , di pantai utara Peru , situs ini merupakan bagian dari ansambel piramida yang lebih besar yang mengelilingi Cerro Purgatorio. Nama "Huaca Las Balsas" diterjemahkan sebagai "Kuil Rakit," sebuah gelar yang berasal dari penemuan relief lumpur yang menggambarkan tokoh-tokoh mitologi di atas perahu dayung di tengah lingkungan laut. Temuan ini menggarisbawahi hubungan mendalam budaya Lambayeque dengan laut, sebuah tema yang berulang dalam mitologi dan ekspresi artistik mereka.

Penemuan dan Penggalian

Penemuan awal Huaca Las Balsas dilakukan selama Proyek Arkeologi Túcume pada tahun 1991, di bawah kepemimpinan Alfredo Narváez dan Daniel Sandweiss, dengan dukungan Thor Heyerdahl. Penggalian lebih lanjut dilakukan antara tahun 2008 dan 2010, disponsori oleh Counterpart Peru France Fund, dan dipimpin oleh Bernarda Delgado dan Alfredo Narváez. Upaya-upaya ini telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman kita tentang budaya Lambayeque, khususnya pada periode menjelang penaklukan Inca sekitar tahun 1470 M dan penaklukan Spanyol berikutnya pada tahun 1532 M.

Kompleks Monumental Túcume

Membentang seluas 221.5 hektar, kompleks monumental Túcume mewakili konsentrasi piramida batako terbesar di pantai Peru dan merupakan salah satu situs arkeologi paling penting di Peru. Pada intinya terletak Cerro La Raya atau Cerro Purgatorio, yang dianggap sebagai axis mundi—penghubung simbolis antara alam duniawi dan alam ilahi. Gunung di tengah ini membagi situs menjadi tatanan biner, dengan bangunan-bangunan monumental di utara dan struktur-struktur hierarki yang lebih rendah di selatan. Penataan ruang ini lebih bernuansa dengan konsep quartering yang membagi monumen menjadi empat sektor berbeda.

Signifikansi Politik dan Keagamaan

Sektor timur laut kompleks ini sangat penting, karena merupakan rumah bagi Huaca Larga, bangunan terluas tempat kekuasaan politik pertama kali dikonsolidasikan oleh para penakluk Chimú dan kemudian oleh suku Inca. Di samping bangunan ini terdapat jalan setapak berdinding yang mengarah ke kota dan Kuil Batu Suci, tempat upacara-upacara kompleks yang mencakup pengorbanan manusia dan llama, serta persembahan artefak perak mini dan kerang Spondylus. Batu suci yang diambil dari gunung tersebut dipuja sebagai alter ego dari gunung itu sendiri.

Huaca Las Balsas: Perhubungan Budaya

Terletak di barat daya, Huaca Las Balsas dikelilingi oleh bangunan berukuran sedang, membentuk sumbu timur laut-barat daya yang muncul kembali dalam berbagai konteks arsitektur dan pemakaman di dalam kompleks tersebut. Tata ruang ini mencerminkan prinsip-prinsip inti budaya pra-Hispanik di Túcume, yang terus bergema dalam ekspresi tertentu budaya mestizo setempat saat ini.

Relief di Huaca Las Balsas, yang menggambarkan makhluk mitologis mengarungi lautan, menjadi bukti nyata orientasi maritim budaya Lambayeque dan mitologinya yang rumit. Penggambaran artistik ini tidak hanya menyoroti signifikansi budaya laut dan navigasi, tetapi juga menggarisbawahi keyakinan kosmologis dan religius masyarakat Lambayeque yang lebih luas. Melalui penelitian arkeologi yang berkelanjutan, Huaca Las Balsas terus mengungkap kedalaman dan kompleksitas peradaban pra-Columbus di pesisir utara Peru, menawarkan wawasan berharga tentang praktik sosial, politik, dan keagamaan mereka.

Sumber: https://repositorio.cultura.gob.pe/handle/CULTURA/1163