Berhala Zbruch: Sekilas tentang Kepercayaan Slavia Pra-Kristen
Zbruch Idola, juga dikenal sebagai Sviatovid, adalah artefak dari abad ke-9. Ini adalah empat sisi batu kapur patung dianggap sebagai salah satu dari sedikit yang tersisa monumen of pra-Kristen Kepercayaan Slavia. Namun, perdebatan tentang asal usulnya masih berlanjut. Beberapa ahli berpendapat bahwa itu merupakan representasi dari budaya Slavia. dewa, sementara yang lain berpendapat bahwa itu mungkin diciptakan oleh suku Kipchaks atau Cuman, suku nomaden dari stepa Eurasia.
Dapatkan dosis Riwayat Anda melalui Email

Tiga Tingkatan: Lapisan Dunia
Patung ini terbagi menjadi tiga tingkatan berbeda, yang masing-masing diyakini mewakili berbagai tingkatan kosmos. Tingkatan paling bawah diyakini melambangkan nerakaTingkat tengah kemungkinan besar mewakili dunia fana. Dan tingkat atas dikaitkan dengan alam surgawi. dewaMeskipun interpretasinya bervariasi, struktur berjenjang ini memberikan kesan kosmologi berlapis, mirip dengan kosmologi lainnya. kuno sistem kepercayaan.
Berhala ini sering dikaitkan dengan bangsa Slavia dewa Svetovit, tetapi penelitian yang lebih baru menunjukkan bahwa identifikasi ini mungkin tidak akurat. Sebenarnya, makna sebenarnya dari simbol dan gambar yang diukir di batu masih belum jelas. Para ahli masih memperdebatkan makna dari setiap relief, sehingga menimbulkan banyak penafsiran.

Penemuan Berhala Zbruch
Patung Zbruch ditemukan pada tahun 1848 di dekat desa dari Lychkivtsi, yang sekarang berada di UkrainaKekeringan parah telah mengubah arah Sungai Zbruch Sungai, mengungkapkan yang terendam patungPemilik tanah setempat Konstanty Zaborowski menyumbangkan patung itu kepada Pangeran Mieczysław Potocki, yang kemudian membawanya ke perhatian Masyarakat Ilmiah Kraków.
Sejak ditemukan, patung tersebut telah ditempatkan di berbagai lokasi. Kini, patung tersebut dipajang secara permanen di Arkeologi museum dari Kraków. Meskipun kondisinya buruk—jejak cat asli ditemukan pada tahun 1960-an—Berhala Zbruch tetap menjadi salah satu penemuan paling penting yang terkait dengan paganisme Slavia.

Menafsirkan Berhala: Sejarah yang Kontroversial
Sejak pertama kali digali, Berhala Zbruch memicu perdebatan di antara para ahli. Pada abad ke-19, Pangeran Potocki berpendapat bahwa patung itu mewakili dewa Slavia, Svetovit. Teori ini semakin kuat ketika Andrei Sergeevich Famintsyn berpendapat dalam bukunya yang terbit tahun 1884 Book, Dewa-Dewi Slavia Kuno, bahwa patung tersebut menggambarkan satu dewa berkepala empat. Famintsyn percaya bahwa setiap sisi patung tersebut menunjukkan aspek Svetovit yang berbeda. Ia juga menghubungkan struktur tiga tingkat patung tersebut dengan kepercayaan Slavia akan alam semesta yang berlapis tiga. Interpretasi ini memposisikan Patung Zbruch sebagai simbol dari pan-Slavia keagamaan kesatuan.
Sebaliknya, Boris Rybakov, seorang tokoh terkemuka abad ke-20 sejarawan, menawarkan pandangan yang berbeda. Dalam karyanya tahun 1987 Paganisme Rusia KunoRybakov berpendapat bahwa empat wajah di tingkat atas mewakili empat dewa yang berbeda—dua laki-laki dan dua perempuan. Menurutnya, sosok laki-laki dengan kuda ke pedang adalah dewa petir Perun. Sosok perempuan dengan tanduk melambangkan Mokosh, dewi of kesuburan dan bumi. Sosok perempuan lain, yang memegang cincin, adalah Lada, dewi kecantikan dan pernikahan. Terakhir, figur laki-laki dengan simbol matahari adalah Dažbog, dewa matahari. Rybakov juga mengidentifikasi figur tingkat bawah sebagai Veles, dewa dunia bawah.

Simbol Falus atau Tipuan?
Rybakov melangkah lebih jauh dengan menyatakan bahwa sang idola falus Bentuknya menyatukan semua figur yang lebih kecil menjadi satu dewa utama, Rod, dewa pencipta dalam bahasa Slavia. mitologiIa berpendapat bahwa Patung Zbruch bukan sekadar representasi dewa-dewa individual, melainkan simbol kekuatan yang lebih besar dan maha melihat. Desain falusnya, menurut Rybakov, menekankan kekuatan pemberi kehidupan sang dewa.
Namun tidak semua orang setuju. Pada tahun 2011, cendekiawan Aleksey Komar dan Natalia Khamaiko mengusulkan bahwa berhala itu mungkin merupakan tipuan abad ke-19. Mereka berpendapat bahwa Tymon Zaborowski, yang perkebunan sudah dekat situs penemuan patung tersebut, bisa saja merupakan rekayasa artefak tersebut. Argumen mereka mengarah pada bahan pembuat patung tersebut—batu—karena sebagian besar patung Slavia terbuat dari kayuMeskipun teori ini masih kontroversial, teori ini menyoroti ketidakpastian yang masih menyelimuti Zbruch Idol.

Kesimpulan: Sebuah Simbol Misteri
Patung Zbruch merupakan simbol dari budaya Slavia warisan dan intrik ilmiah. Desainnya yang multi-wajah dan bertingkat mengundang berbagai interpretasi, mulai dari representasi dewa-dewa tertentu hingga konsep kosmik yang lebih luas. Namun, bahkan setelah lebih dari 170 tahun, makna sebenarnya dari patung kuno tetap sulit dipahami. Entah artefak asli atau tipuan yang rumit, Patung Zbruch terus menarik perhatian mereka yang tertarik pada tradisi spiritual masyarakat Slavia awal.
sumber:
