Sekilas tentang Seni Nordik Zaman Perunggu
Matahari Trundholm kereta pertempuran adalah menarik artefak dari Nordik Zaman Perunggu. Ditemukan di Denmarkperunggu ini patung Kuda dan cakram besar melambangkan kereta perang matahari. Mari kita telusuri penemuan, deskripsi, dan maknanya dalam berbagai mitologi.
Dapatkan dosis Riwayat Anda melalui Email
Penemuan Kereta Matahari Trundholm
Pada tahun 1902, kereta matahari Trundholm muncul dari gambut rawa di rawa Trundholm di Odsherred, sebelah barat laut Zealand. Penemuan luar biasa ini kini berada di Museum Nasional Denmark di Kopenhagen. Penemuan ini bahkan ditampilkan dengan jelas pada uang kertas 1000 krone Denmark dari seri tahun 2009.

Detil Deskripsi
Struktur
Kereta perang ini terdiri dari seekor kuda perunggu yang berdiri di atas tongkat yang ditopang oleh empat rodaBatang ini terhubung ke cakram perunggu besar, yang ditopang oleh dua roda. Semua roda memiliki empat jari-jari. Dibuat menggunakan metode lilin yang hilang, keseluruhan objek berukuran sekitar 54 cm x 35 cm x 29 cm.
Disknya
Cakram ini berdiameter sekitar 25 cm. Satu sisinya dilapisi emas, sementara sisi lainnya polos. Cakram ini terdiri dari dua cakram perunggu yang dihubungkan oleh cincin perunggu luar, dengan lapisan emas tipis yang diaplikasikan pada salah satu sisinya. Sisi berlapis emasnya menampilkan dekorasi yang rumit, termasuk lingkaran konsentris dan pita zig-zag. Pola-polanya menunjukkan pengaruh Donau, meskipun artefak ini diproduksi secara lokal.

Simbolisme dan Interpretasi
Perjalanan Matahari
Kedua sisi piringan itu mungkin melambangkan perjalanan matahari melintasi langit. Sisi terang dan berlapis emas melambangkan siang hari, sedangkan sisi gelap melambangkan malam. Kepercayaan ini sejalan dengan anggapan bahwa matahari bergerak dari timur ke barat pada siang hari dan kembali dari barat ke timur pada malam hari. Kereta tersebut diperkirakan digunakan dalam ritual keagamaan untuk mendemonstrasikan gerakan surgawi ini.
Artefak Serupa
Dua disk serupa telah ditemukan di Irlandia: piringan emas Lattoon dan piringan perunggu Cooke, bertanggal sekitar 1500–1300 SM. Cakram Cooke, seperti kereta Trundholm, menunjukkan bahwa itu adalah bagian dari kereta kuda matahari yang dipasang di atas roda.
Kencan Patung
Kereta matahari Trundholm dibuat sekitar tahun 1400 SM, bertepatan dengan periode Montellius II (1500–1300 SM). Bukti ditarik kuda kereta pertama kali muncul di Skandinavia sekitar tahun 1700 SM, termasuk petroglif, potongan kereta, dan gagang cambuk.

Interpretasi Kalender
Beberapa ilmuwan berpendapat bahwa dekorasi cakram tersebut mengkodekan kalenderArkeolog Christoph Sommerfeld berpendapat bahwa kedua sisi cakram tersebut mewakili siklus Metonik lunisolar selama 19 tahun. Siklus ini juga diperkirakan tersandikan pada Topi Emas Berlin, yang berasal dari sekitar 1000 SM.
Kereta Matahari dalam Mitologi
Mitologi Norse
In Nordik mitologi, kereta matahari Trundholm dianggap sebagai pendahulu Skinfaxi. Skinfaxi, sang kuda, menarik Dagr, personifikasi siang hari, melintasi langit.
Pantheon Keltik
The Celtic Dewa langit Taranis sering digambarkan dengan jari-jari roda, menggambar paralel dengan kereta matahari.
kitab suci hindu
In Hindu Kitab suci, Rigveda menyebutkan kereta perang matahari. RV 10.85 menggambarkan pengantin dewa matahari di atas kereta perang yang ditarik oleh dua ekor kuda.
Mitologi Yunani
Yunani mitologi menampilkan dewa matahari Helios, yang berlari melintasi langit dengan kereta kuda, membawa cahaya matahari.
Kesimpulan
Kereta matahari Trundholm menawarkan gambaran menawan tentang seni dan kepercayaan Nordik Zaman Perunggu. Desainnya yang rumit dan simbolisme yang kaya menghubungkannya dengan berbagai mitologi, menyoroti ketertarikan manusia terhadap perjalanan matahari melintasi langit.
